Islam tumbuh karena mau belajar, bukan karena menutup diri. Tapi kini, lewat fatwa yang salah arah, sebagian ulama justru lupa bahwa iman yang kuat tak pernah takut pada perbedaan.
Barangkali yang mati bukan Tuhan, tapi cinta kita yang digantikan oleh rasa takut.
Kita lahir di masa mesin ketik masih berdenting dan kini mengetik di layar sentuh. Mungkin benar, generasi unggul hanya sekali muncul.









Sosial Media Saya